Peradaban Mesopotamia
Ø Letak Mesopotamia
Mesopotamia
terletak di antara dua sungai besar, Eufrat dan Tigris. Daerah yang kini
menjadi Republik Irak itu di zaman dahulu disebut Mesopotamia, yang dalam
bahasa Yunani berarti "(daerah) di antara sungai-sungai".
Ø Sejarah Mesopotamia
Berdasarkan temuan arkeologis dan studi sejarah
Peradaban Mesopotamia Kuno bermula sejak abad 3500 BC hingga 2000 BC, bernama
Mesopotamia konon secara etimologis berasal dari kata Mesos yang berarti tengah
dan potamos berarti sungai. Keberadaan dari Sungai Eufrat (2.815 km) dan Tigris
(2.045 km) adalah menopang utama bagi perkembangan peradapan Mesopotamia Kuno. Kawasan
ini merupakan daerah pertanian yang sangat subur, membentang dari Laut Tengah
sampai Teluk Persia. Daerah ini lebih dikenal dengan sebutan “daerah subur
bulan sabit” atau dalam bahasa inggris nya “the fertile crescent“,
karena bentuk daerahnya menyerupai bulan sabit.
Sejarah Mesopotamia diawali dengan tumbuhnya sebuah peradaban, yang
diyakini sebagai pusat peradaban tertua di dunia, oleh bangsa Sumeria. Bangsa
Sumeria membangun beberapa kota kuno yang terkenal, yaitu Ur, Ereck, Kish, dll.
Kehadiran seorang tokoh imperialistik dari bangsa lain yang juga mendiami
kawasan Mesopotamia, bangsa Akkadia, dipimpin Sargon Agung, ternya melakukan
sebuah penaklukan politis, tapi bukan penaklukan kultural. Bahkan dalam
berbagai hal budaya Sumer dan Akkad berakulturasi, sehingga era kepemimpinan
ini sering disebut Jilid Sumer-Akkad. Campur tangan Sumer tidak dapat
diremehkan begitu saja, pada saat Akkad terdesak oleh bangsa Gutti, bangsa
Sumer-lah yg mendukung Akkad, sehingga mereka masih dapat berkuasa di
"tanah antara dua sungai" itu.
Ø Peninggalan Bangsa-Bangsa Mesopotamia
o
Sumerian Artifact
Bangsa
Sumeria merupakan salah satu bangsa yang begitu terkenal karena
penemuan-penemuan yang telah dikreasikan oleh masyarakatnya berupa roda
(Wheel), pembagian waktu-60 menit dalam 1 jam, 60 sekon dalam 1 menit, 12 bulan
dalam kalender bulan, Panah (arch) serta lahan landai (ramp).
o
Bangsa Babilonia juga terkenal dengan
penemuan-penemuannya
Berupa landasan hukum yang terkenal dengan codex of
Hammurabi yang dikeluarkan dan disahkan oleh Raja Babilonia, Hammurabi dimana
membuat undang-undang tertulis yang dipahatkan pada tugu batu dimana memuat 282
hukum yang isinya adalah pengaturan atas perbuatan criminal dan ganjarannya
untuk diganjar setimpal dengan kesalahannya (equal retaliation), Hukum
bervariasi bagi orang kaya dan pejabat misalnya:
·
“If a slave of a freed man strike the body of freed
man, his ear shall be cut off”
(Jika budak diserang yang bukan tuannya maka
telinganya harus dipotong).
·
“If a man bring an accusation against a man and charge
him with a capital crime, but cannot prove it, the accuser, shall be put to
death”
(Jika
seorang pria membawa tuduhan terhadap seorang pria dan mendakwanya dengan
kejahatan besar, tetapi tidak dapat membuktikannya, penuduh harus dihukum
mati).
Penemuan yang
lain dari bangsa Babilonia adalah mengenal matematika, membuat taman bergantung
dan astronomi. Taman Gantung Babilonia yang sangat terkenal akan keindahannya.
Ternyata taman itu dibangun oleh Raja Nebuchadnezzar II untuk istrinya, Amytis,
yang rindu pada kampung halamannya yg rindang.
o
Bangsa Assyria juga mengembangkan kegiatan dalam
masyarakatnya
dengan menemukan berupa mendirikan
perpustakaan dimana koleksinya berupa dokumen yang terpahat melalui
lempengan-lempengan tanah liat yang telah ditulisi, menyempurnakan huruf paku
(cuneiform), mengenal ilmu astrologi, serta penemu pasukan kavaleri pertama
kali.
o
Bangsa Persia juga merupakan bangsa yang terkenal dan
pernah
mencapai
kejayaan ketika dipimpin oleh raja Darius Agung dimana berupaya melakukan
ekspansi untuk memperluas kerajaannya hingga Yunani walaupun gagal serta
menyederhanakan huruf paku.
Ø Sistem Kepercayaan
Sistem
kepercayaan dan religion yang dianut masyarakat Mesopotamia Kuno adalah dengan
menyembah banyak Dewa, berupa Dewa Enlil sebagai dewa bumi dan sekaligus
sebagai dewa tertinggi yang menguasai alam semesta, Dewa Enki sebagai dewa air,
Dewa An sebagai dewa langit, dan Dewa Samash sebagai dewa matahari. Bagi bangsa
Babylonia, mereka percaya dewa tertinggi adalah Dewa Samash, atau lebih dikenal
dengan nama Dewa Marduk. Mereka beribadah di suatu tempat yang dinamakan
Ziggurat. Ziggurat merupakan kuil yang dibangun dengan menara yang disusun
berbata-bata dengan tujuan untuk menghubungkan Bumi dan Surga. Tujuan dari
pembangunan Ziggurat adalah pusat belajar dan kegiatan agama. Salah satu
ziggurat yang terkenal yaitu Menara Babel. Dan ternyata Menara Babel dibangun
sebagai bentuk pemuasan diri. Mereka berusaha mencapai langit, bahkan kalau
perlu bisa memanah matahari dari puncaknya. Intinya sih menantang Allah.
Na’udzu billah.
Ø Sistem Tulisan
Salah
satu syarat sebuah peradaban adalah sudah mengenal sistem tulisan. Masyarakat
Mesopotamia kuno telah mengenal sistem tulisan yang dikenal dengan CUNEIFORM
berupa huruf paku dan gambar dimana merupakan representasi dari kegiatan
masyarakat, mahkluk hidup berupa flora dan fauna yang terdapat di kawasan
Mesopotamia.
Tulisan
Cuneiform dipahat diatas lempengan-lempengan yang terbuat dari tanah liat yang
tercetak dengan dipress (dicap). Sistem tulisan Cuneiform diperlukan untuk
kegiatan religi, pemerintahan dan perdagangan.
Sistem
tulisan ini dipelajari melalui kegiatan edukasi di sekolah yang dilakukan oleh
laki-laki Mesopotamia Kuno, dimana jam belajarnya dari matahari terbit hingga
matahari terbenam.
Codex of
Hammurabi, tertulis dengan cuneiform.
Ø Sistem Pemerintahan dan Klasifikasi Masyarakat
Bangsa
Sumeria merupakan bangsa yang pertama kali mendiami kawasan Mesopotamia.
sehingga bangsa Sumeria pantas disebut sebagai penduduk asli Mesopotamia. Bangsa Sumeria mengolah lahan pertanian yang subur
sebagai mata pencahariannya. Lama kelamaan, bangsa Sumeria dapat membangun sistem
pengairan untuk menanggulangi banjir dan menyalurkan air ke lahan-lahan
pertanian, seperti sistem irigasi dan kanal. Dengan hasil pertanian yang
melimpah, bangsa Sumeria sekitar tahun 3.000 tahun SM membangun 12 kota-kota
besar, di antaranya kota Ur, Uruk, Lagash dan Nippur.
Untuk sistem
pemerintahan pada umumnya berbagai bangsa pada peradapan Kuno Mesopotamia
dipimpin oleh seorang raja, lalu pendeta sebagai penasehat raja serta pelaku
utama dalam kegiatan religi yang menghubungkan manusia dengan dewa-dewanya.
Adapun sistem
klasifikasi masyarakatnya adalah sebagai berikut:
Dengan
menggunakan ukuran ekonomi (kekayaan) untuk menentukan Si kaya dan Si miskin.
Berdasarkan
piramida sosial pembagian masyarakat juga mencerminkan bahwa masyarakat
Mesopotamia kuno sudah terdapat spesialisasi dalam pembagian pekerjaan dengan
menggunakan ukuran keahlian dan garis keturunan.
Ø Sistem Ekonomi
Sistem ekonomi pada masyarakat Mesopotamia kuno sudah
mengenal perdagangan dengan sistem barter dan berupaya menemukan penggunaan
uang sebagai cara untuk mengatasi kelemahan sistem barter. Mereka pada umumnya
berdagang hasil pertanian, pakaian, dan keramik. Dan telah perluasan hubungan
dagang dengan bangsa lain termasuk dengan masyarakat dari mesir kuno. Dalam hal
ini sekali lagi didukung oleh peran utama dari Sungai Eufrat dan Tigris selain
sebagai irigasi, penghasil sumber daya pangan dan air minum juga sebagai sarana
transportasi.
Refleksi
Menarik untuk mempelajari kehidupan masyarakat
Mesopotamia kuno (the cradle of ancient Mesopotamia), karena dengan
melihat masyarakat yang hidup hampir 5512 tahun yang lalu telah banyak
melakukan sesuatu yang amat berguna bagi kehidupan manusia sekarang ini. Kita
adalah anak peradaban dari masyarakat peradaban kuno yang telah menikmati hasil
usaha dan pemikiran mereka. Matematika, seni, arsitektur, astronomi, astrologi,
sistem tulisan, bahasa, norma/hukum, tehnologi dan kebudayaan adalah hasil dari
proses yang berlangsung ribuan tahun yang lalu. Tentunya kita sebagai anak
peradaban harusnya tidak mundur ke belakang?Harusnya lebih mampu menciptakan
sesuatu yang lebih berguna dan bermanfaat dari alam dan kehidupan itu sendiri?
Bukannya lebih menciptakan lingkungan yang semakin terdegrdasi kualitasnya?Apakah
Peradaban sekarang ini telah mengalami arus balik? Semoga bergerak dalam garis
linear yang semakin mencerahkan…






Tidak ada komentar:
Posting Komentar